History
Asal Mula Rambut Palsu

Asal Mula Rambut Palsu

Penggunaan rambut palsu saat ini seakan sudah menjadi sesuatu yang tidak mengherankan lagi. Sebagian orang bahkan sudah menganggapnya sebagai bagian dari gaya hidup. Namun pernahkah kita tahu asal mula rambut palsu yang sering atau banyak digunakan tersebut?

Meskipun tidak salah untuk tidak mengetahui asal mula dari rambut palsu tetapi ada baiknya kita mengetahui asal mulanya. Bukankah sudah saatnya kita menjadi lebih pintar dengan mengetahui lebih banyak daripada tidak mengetahui sama sekali?

Rambut palsu bukanlah sebuah hal yang baru ditemukan saat-saat ini. Rambut palsu sebenarnya sudah ada sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak jaman firaun, rambut palsu sudah dikenal. Hal ini bisa dibuktikan dengan ditemukannya rambut palsu di dalam peti mati yang berisikan mumi dan rambut palsunya.

Tidak cukup mengherankan karena terkadang pemakaian rambut palsu memang ditujukan untuk melakukan pemuja atau ritual tertentu. Dengan ditemukannya rambut palsu pada peti mumi menandakan bahwa rambut palsu sudah ada di jaman firaun masih hidup.

Penggunaan rambut palsu tidak hanya terjadi di daerah Mesir saja. Sebagai salah satu pusat peradaban dunia yang lainnya adalah Yunani yang juga menggunakan rambut palsu sebagai penggambaran status orang yang menggunakannya.

Penggunaan bentuk dan rambut palsu mampu untuk memberikan ciri dari sifat seseorang. Misalnya saja penggunaan rambut palsu yang berwarna hitam maka akan memberikan sebuah gambaran bahwa orang tersebut memiliki kesan tirani.

Rambut bergelombang memberikan kesan atau gambaran seorang pahlawan. Bentuk lainnya yang tidak kalah menarik pada waktu itu adalah warna merah dari rambut yang menandakan bahwa dia adalah seorang kesatria.

Kita tentu sering melihat dalam sebuah film yang memiliki latar belakang abad pertengahan atau di masa kerajaan di benua eropa. Di mana di masa itu banyak sekali orang atau para bangsawan yang menggunakan rambut palsu.

Dari setiap film yang ada tersebut kita bisa memberikan sebuah kesimpulan bahwa bangsa eropa sudah mengenal wig atau rambut palsu. Rambut palsu baru bisa masuk ke benua Eropa di abad ke 17 meskipun penggunaan rambut palsu sudah ada di masa sebelumnya yakni pada bangsa Romawi, Yunani, Mesir, dan Asyiria.

Penggunaan rambut palsu yang ada di benua Eropa ini bermula dari kejadian yang sedang menimpa nasib Louis XIII yang merupakan Raja dari Perancis. Louis XIII mengalami kebotakan yang terlalu dini pada rambutnya.

Hal inilah yang menyebabkan Louis XIII harus menggunakan wig atau rambut palsu demi menutupi kekurangannya tersebut. Demi menjaga perasaan sang Raja yang sedang menggunakan rambut palsu maka para bangsawan pun menirukannya.

Kebiaasaan inipun akhirnya berkembang dan tidak hanya dilakukan oleh para bangsawan saja tetapi juga oleh seluruh rakyat dari Perancis. Seiring dengan berjalannya waktu, penggunaan rambut palsu pun menyebar ke wilayah yang lainnya.

Penggunaan istilah wig atau rambut palsu pun berasal dari perruque yang merupakan bahasa asli Perancis. Namun penggunaan kata ini tidaklah indah di lidah orang INggris sehingga menyebutnya menjadi periwig yang kemudian berubah lagi menjadi wig.

Penyebaran dan penggunaan rambut palsu atau wig semakin mengalami perkembangan pesat tatkala Louis IV memiliki bentuk rambut yang cukup bagus. Banyak para pelayan dan bangsawan yang mencoba untuk menirukannya.

Namun hal ini menjadi kelucuan tersendiri karena pada saat Louis IV telah dewasa malah menggunakan model rambut palsunya sendiri. Dari sinilah asal mula rambut pals uterus berkembang hingga ke seluruh wilayah yang ada di benua Eropa termasuk Inggris.

Demikianlah asal mula rambut palsu yang sekarang ini telah mengalami perubahan yang cukup pesat. Tidak hanya bentuknya saja tetapi juga warna dan kualitas yang diberikan juga semakin beragam. Semoga informasi ini cukup bermanfaat bagi kita semua.

error: Content is protected !!