Tips
Cara Merawat Kain Batik Tulis

Cara Merawat Kain Batik Tulis

Batik kini sudah go internasional. Di Indonesia pemakaiannya juga sudah meluas bahkan menjadi tren. Disamping karena motifnya yang unik, batik sangat manis di modif menjadi berbagai bentuk pakaian. Bahkan dipadu padankan dengan pakaian berjenis kain berbeda pun juga bagus. Sehingga batik cocok dikenakan di berbagai acara, menjadikannya banyak peminatnya.

Kain batik ada 3 jenis antara lain batik cap, batik printing dan batik tulis. Batik tulis menjadi primadona diantara jenis batik lainnya. Karena pembuatannya yang eksklusif yaitu kain batik yang dibuat pola motif tertentu dengan tangan lalu diwarnai dengan teknik canting. Oleh sebab itu batik tulis memiliki nilai seni dan filosofi tinggi. Sehingga harganya tentu relatif mahal dibanding jenis kain batik lainnya.

Untuk perawatannya, tentu lebih rumit daripada batik cap maupun batik printing. Karena bila tidak hati-hati, kita malah merusak kain, motif dekoratif dan warna aslinya. Untuk itu diperlukan perawatan khusus untuk pakaian-pakaian anda yang terbuat dari batik tulis.

Berikut ini beberapa tips cara merawat kain batik tulis dengan mesin cuci:

  1. Pisahkan pakaian anda antara yang berbahan kain batik tulis dengan kain lainnya saat pencucian. Lalu rendam dalam air dingin.
  2. Gunakan deterjen lembut, masukan pakaian batik tulis ke dalam mesin cuci lalu setting tombol di siklus lembut dengan timer 15 menit. Bilas 1-2 kali bilasan untuk mengurangi kelebihan pewarna pada kain.
  3. Bila mengeringkan dengan mesin cuci pengering maka keringkan pada suhu sedang hingga kain benar-benar kering. Bila secara manual, maka jemurlah di tempat yang tidak terkena matahari langsung/cukup diangin-anginkan.
  4. Saat menyetrika gunakan panas yang rendah sampai sedang dan lapisilah kain batik tulis dengan kain tipis jenis lain diatasnya.
  5. Simpan dalam lemari tertutup dan tidak lembab. Bisa juga gunakan kantong plastik pakaian yang kedap udara untuk penyimpanan jangka panjang.

Adapun hal-hal yang penting diperhatikan dalam perawatan pakaian berbahan kain batik tulis yaitu:

  1. Jangan menggunakan deterjen berbahan ammonia dan pemutih keras lainnya.
  2. Bila anda tidak yakin bisa mencucinya sendiri dikarenakan kainnya tipis dan memiliki hiasan-hiasan rumit maka gunakan jasa laundry dan pilihlah yang profesional.
  3. Selain plastik, anda bisa juga menggunakan kertas untuk membungkus pakaian anda seperti kertas pembungkus kimono ataupun kertas yang tidak bersifat asam.
  4. Beri wangi-wangian seperti akar-akaran alami atau biji merica untuk mengusir ngengat di dalam lemari.
  5. Hindari penggunaan bahan kimia saat penyimpanan seperti kapur barus.
  6. Setiap 2 minggu sekali, angin-anginkan kain batik tulis yang anda simpan atau jemur selama 10-15 menit di pagi hari.
  7. Lebih baiknya, mencuci kain batik tulis anda secara manual yakni dengan tangan jika anda takut mesin cuci akan merusak tekstur kain batik tulis.

Cara mencuci pakaian berbahan kain batik tulis dengan tangan:

  1. Pisahkan kain batik tulis dengan kain lainnya.
  2. Rendamlah selama 10-15 menit.
  3. Jangan menguceknya terlalu keras.
  4. Lalu bilas 2x dengan air bersih. Serta jangan diperas, karena bekas perasan akan meninggalkan lipatan-lipatan pada kain.
  5. Jemurlah di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Biarkanlah mengering dengan sendirinya.

Tentunya tips-tips diatas tidak hanya berlaku untuk pakaian saja. Akan tetapi juga semua yang berbahan kain batik tulis bisa diterapkan tips tersebut. Seperti taplak meja, korden, sprei, dan sebagainya. Selamat mempraktekkan.

error: Content is protected !!