Parenting
Nutrisi tepat untuk anak yang susah makan

Nutrisi tepat untuk anak yang susah makan

Memiliki anak yang susah makan merupakan suatu permasalahan yang tidak bisa dianggap enteng. Anak yang susah makan akan mengalami kelainan dalam pertumbuhan dan perkembangan, hal ini disebabkan asupan nutrisi yang minim atau kurang bagi tumbuh-kembangnya. Selain itu, susah makan pada anak juga dapat memicu berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus ataupun bakteri. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena asupan nutrisi yang kurang ke dalam tubuh. Malnutrisi yang menyerang anak akan mengakibatkan sistem kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit akan menurun. Apalagi jika terserang virus campak atau diphteri, kemungkinan besar anak yang kurang nutrisi makanan akan mengalami dampak yang serius hingga menyebabkan kematian. Untuk menghindarinya, nutrisi tepat untuk anak yang susah makan harus segera terpenuhi.

Anak susah makan, apa penyebabnya?

Terdapat beberapa penyebab anak susah makan, sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Penyakit atau kelainan. Beberapa penyakit seperti infeksi usus, perut kembung, mual, sakit gigi, sariawan hingga gangguan saluran pencernaan merupakan salah satu penyebab anak susah makan. Gangguan cacingan juga bisa menyebabkan anak sussah makan.
  • Picky eaters. Picky eaters atau pemilih makanan lebih disebabkan karena faktor psikologis. Biasanya terjadi pada anak tunggal atau anak pertama. Penyebab lain adalah ketidaksukaan pada jenis makanan tertentu karena aroma rasanya yang dirasa terlalu menyengat.
  • Terlalu banyak camilan dan susu. Terlalu banyak memberikan camilan seperti jajan atau roti dan biskuit ataupun susu, bisa jadi merupakan penyebab anak susah makan. Anak akan merasa sudah kenyang sehingga enggan untuk makan.
  • Tidak dikenalkan semenjak dini. Anak tidak dibiasakan diberikan makanan keluarga, semisal nasi dan lauk. Anak lebih dikenalkan pada makanan instan seperti snack yang dicampur susu.

Apa saja nutrisi tepat anak susah makan?

Telah disebutkan sebelumnya bahwa salah satu penyebab anak susah makan adalah penyakit dan untuk mengatasinya, berikut ini akan diberikan beberapa nutrisi tepat untuk anak yang susah makan akibat gangguan penyakit, utamanya penyakit maag sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Omega-3 dan omega-6. Kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 dapat ditemukan pada minyak ikan. Selain merangsang pertumbuhan dan perkembangan otak, omega-3 dan omega-6 juga berfungsi menambah nafsu makan pada anak.
  • Teripang. Teripang laut merupakan salah satu jenis makanan yang berguna untuk mengatasi penyakit lambung, karena kandungan zat anti gastritis dan kolagen yang berguna untuk meregenerasi sel secara cepat.
  • Zat besi. Zat besi berguna untuk menjaga kadar sel darah merah pada tubuh, sehingga anak tidak terserang anemia yang mengakibatkan terganggunya pengangkutan nutrisi makanan.
  • Magnesium. Magnesium berguna untuk menjaga keseimbangan kadar air dalam tubuh yang berguna sebagai katalisator proses biokimia tubuh.
  • Kalsium dan vitamin D. Kalsium dan vitamin D berguna untuk menjaga dan mempertahankan pembentukan tulang dalam proses tumbuh-kembang anak.
  • Vitamin C. Vitamin C berguna sebagai pembantu daya tahan tubuh atau sistem imun tubuh anak terhadap serangan penyakit.
  • Konsumsi tablet multivitamin. Tablet multivitamin sangat dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai pemenuhan vitamin dan mineral tubuh yang tidak tercukupi akibat asupan makanan yang kurang.
  • Klorofil. Klorofil berguna untuk mengobati penyakit radang lambung pada anak. Caranya adalah pemberian ramuan herbal dari daun alfalfa, sehingga anak kembali berselera makan.

Itulah beberapa nutrisi tepat untuk anak yang susah makan akibat gangguan penyakit, utamanya penyakit maag. Gangguan susah makan pada anak akibat penyakit hendaknya segera diobati, agar anak tidak kekurangan berbagai nutrisi penting untuk tumbuh kembangnya seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin. Semoga bermanfaat.

error: Content is protected !!