Parenting
Penyebab Anemia pada Ibu Hamil

Penyebab Anemia pada Ibu Hamil

Penyebab anemia pada ibu hamil haruslah diketahui oleh setiap wanita dan pria. Semua calon orang tua wajib mengetahui penyebab terjadinya anemia pada diri seorang ibu hamil. Hal ini diperlukan agar janin atau calon bayi yang ada di dalam perut dapat berkembang dengan baik.

Apa hubungannya anemia yang terjadi pada ibu hamil dengan kondisi perkembangan janin yang masih ada di dalam perut? Keduanya memiliki hubungan yang sangat erat atau berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya.

Kondisi anemia atau kekurangan sel darah merah di dalam tubuh merupakan gejala yang cukup biasa terjadi pada setiap ibu hamil. Gejala ini merupakan hal yang biasa jika dialami oleh ibu hamil. Oleh karena itu, kita tidak perlu panik ketika mengalaminya tetapi tetap juga tidak diperbolehkan membiarkannya begitu saja.

Penyebab terjadinya anemia pada ibu hamil dapat dipengaruhi atau disebabkan oleh lebih dari satu faktor. Jadi ada beberapa macam penyebab yang memungkinkan bagi seorang ibu hamil untuk terserang anemia.

Berikut ini adalah beberapa hal yang menyebabkan seorang ibu hamil bisa mengalami anemia.

  1. Volume plasma yang meningkat
    Terjadinya ekspansi volume plasma yang meningkat dibanginkan dengan peningkatan sel darah merah mampu menyebabkan seseorang mengalami anemia. Inilah yang terjadi pada ibu yang sedang hamil.
  2. Kekurangan zat besi
    Zat besi merupakan zat yang dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah atau hemoglobin. Tubuh sebenarnya telah memiliki cadangan yang cukup akan zat besi sebagai pembentuk dari hemoglobin tersebut.
    Namun kondisi kehamilan merupakan kondisi yang tidak biasa dan membutuhkan zat besi yang lebih dari biasanya. Hal ini dikarenakan seorang ibu telah memiliki janin di dalam perutnya atau bisa dikatakan telah berbadan dua sehingga asupan akan zat besi menjadi bertambah.
    Kadar normal dari zat besi pada seseorang adalah sekitar 1000mg. Namun karena kondisi ibu yang sedang hamil maka jumlah zat besi yang dibutuhkan bisa saja bertambah. Kurangnya zat besi inilah yang menyebabkan terjadinya defisiensi zat besi yang berakibat pada gejala anemia pada seorang ibu hamil.
  3. Kekuarangan asam folat
    Selain zat besi, asam folat juga dibutuhkan oleh seseorang dalam proses pembentukan sel darah merah. Asam folat sangatlah penting bagi tubuh untuk membentuk sel-sel baru tidak terkecuali dengan sel darah merah.
    Kurangnya asupan asam folat atau cadangan asam folat yang ada di dalam tubuh maka akan berakibat pada terhambatnya pembentukan sel baru termasuk sel darah merah. Oleh karena itu, tubuh menjadi kekurangan sel darah merah yang berakibat pada terjadinya anemia.
    Biasanya folat ini bisa didapatkan dari asupan makanan yang dimakan oleh ibu. Namun karena kurangnya kandungan folat dalam makanan maka tubuh pun kekurangan folat yang akhirnya menghambat terbentukanya sel darah merah.
  4. Vitamin B12
    Kebutuhan vitamin B12 sama pentingnya dengan kebutuhan folat bagi ibu hamil. Vitamin B12 sangat dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah yang sehat. Kekurangan vitamin B12 sama juga dengan sel darah yang dihasilkan tidaklah cukup atau tidak sehat. Ini berarti seorang ibu akan mengalami kekurangan sel darah merah yang berarti sama dengan anemia.

Beberapa hal tersebut merupakan penyebab terjadinya anemia pada ibu hamil. Namun kondisi anemia pada ibu hamil bisa bertambah parah untuk ibu hamil dengan kondisi sering muntah yang cukup banyak, hamil kembar, kehamilan yang berdekatan, kehamilan remaja, masa berat yang cukup jauh dari kondisi sebelum hamil.

Semoga dengan mengetahui penyebab anemia pada ibu hamil dapat membuat kita menjadi lebih waspada. Hal ini dikarenakan anemia pada ibu hamil bisa menyebabkan bayi terlahir prematur atau bahkan cacat yang cukup serius dan depresi pada ibu hamil. Dengan demikian, kita akan menjadi lebh waspada dan segera bisa mengatasinya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan tersebut.

error: Content is protected !!