Diet
Pola Makan Untuk Menambah Berat Badan

Pola Makan Untuk Menambah Berat Badan

Memiliki tubuh yang ideal tidak saja menjadi dambaan wanita, pria pun berlomba untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Hal ini bukan hanya untuk menunjang penampilan saja, melainkan juga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Terlalu gemuk dan terlalu kurus tidaklah baik untuk kesehatan. Banyak program ditawarkan untuk menurunkan berat badan, namun bagaimana dengan program tuk meningkatkan berat badan? Badan yang terlalu kurus juga tidaklah sedap untuk dilihat, bahkan bisa –bisa kita dicap gizi buruk. Nah bagaimana bila terjadi pada ibu dan anak yang terlalu kurus? Adakah pola makan untuk menambah berat badan yang cocok untuk diterapkan.

Kapan seorang ibu harus menambah berat badannya?

Seorang ibu atau wanita yang sudah menikah umumnya tubuhnya akan mudah sekali melebar. Pertumbuhan ini bisa disebabkan karena faktor hormon, konsumsi obat kontrasepsi, suasana hati ataupun pola makan dan gaya hidup. Namun ada juga ibu yang memiliki berat badan minim di masa hamil dan menyusui. Padahal kita tahukan bahwa masa-masa itu adalah saat dimana seharusnya seorang ibu mempunyai cadangan makanan dan nutrisi yang cukup dalam tubuhnya demi perkembangan dan pertumbuhan sang baby (anak). Bila cadangan nutrisi dalam tubuh sedikit maka bayi ibu dapat kekurangan gizi dan sakit, demikian pula dengan sang ibu. Untuk itu dokter atau ahli gizi akan menganjurkan ibu untuk meningkatkan berat badan dan asupan gizi sehari-hari terutama asupan kalori. Lalu bagaimana bila kita tak bisa makan dalam jumlah banyak? Tak usah bingung, ibu dapat mensiasatinya dengan makan dalam porsi sedikit namun sering.

Selain itu ibu juga harus memperhatikan jenis nutrisi yang ibu konsumsi. Berikut adalah tips untuk meningkatkan berat badannya sampai ideal di antaranya adalah, kacang-kacangan, olahan susu, daging, seafood dan alpukat. Nah di bawah ini saya akan ulas beberapa pola makan untuk meningkatkan berat badan, di antaranya :

  1. Usahakan untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori seperti jus, umbi-umbian, sorghum dan sayuran
  2. Biasakan menambahkan keju pada saat anda membuat telur dadar, jajanan ataupun roti yang anda makan
  3. Pilihlah untuk mengkonsumsi sayuran yang banyak mengandung pati seperti jagung maupun kentang
  4. Tingkatkan porsi sarapan ibu, bila biasanya ibu hanya memakan roti dengan teh manis, cobalah menambahkan selai kacang dan lapisan roti lebih banyak
  5. Sediakan selalu makanan ringan yang sehat sebagai bekal di dalam tas ibu.
  6. Biasakan minum jus atau susu setelah makan
  7. Anda bisa juga menambahkan topping selai, mayonaise, taburan daging, gula ataupun kacang pada setiap menu anda. Atau menambahkan olesan minyak zaitun dan madu

Perlukah Suplemen Untuk Meningkatkan Berat Badan?

Suplemen atau makanan tambahan bisa ibu konsumsi bila asupan yang nutrisi dari makanan yang ibu makan masih belum mencukupi kebutuhan kalori dan mineral serta vitamin. Namun jangan sembarangan mengkonsumsi suplemen ya Ibu, sebab tak semua suplemen cocok untuk kondisi tubuh ibu. Perhatikan komposisi bahan penyusunnya, adakah zat-zat yang berbahaya untuk tubuh ibu yang sedang hamil dan menyusui. Adakah kandungan yang memiliki kontraindikatif dengan kesehatan ibu dan janin atau bayi anda. Teliti dan cermat dalam memilih suplemen akan menolong ibu dari bahaya keracunan. Jangan lupa, belilah suplemen pada orang-orang yang ibu percayai atau toko-toko obat terpercaya.

Bila semua pola makan sudah dilakukan namun tubuh tak bertambah juga berat badannya, sebaiknya konsultasikan pada tenaga medis terdekat.

error: Content is protected !!