History
Sejarah Asal Mula Kosmetik

Sejarah Asal Mula Kosmetik

Kosmetik yang dikenal sekarang ini tidak hanya terbatas pada usaha-usaha mempercantik ataupun memperindah penampilan wajah melalui seni menghias saja, namun juga berperan penting dalam mempertahankan dan menjaga kesehatan. Hal ini dapat dibuktikan dengan dikenalnya perpaduan atau kombinasi antara kosmetik dan pengobatan. Cosmeticals, begitu istilah perpaduan ini, telah menjadi suatu industri besar-besaran di seluruh dunia. Sebagaimana hukum ekonomi, begitu banyaknya permintaan atau demand di seluruh dunia akan cosmeticals akibatnya industrialisasi kosmetik tidak hanya menekankan pada perawatan tubuh saja, namun lebih jauh dari itu, penggunaan bahan-bahan kimia yang berguna untuk  memperbaiki keadaan tubuh yang dianggap kurang sempurna menjadi hal yang lumrah dan wajar dilakukan. Bagaimana sebenarnya sejarah asal mula kosmetik?

Sejarah kosmetik

Menurut berbagai sumber, sejarah asal mula kosmetik sebenarnya dimulai jauh semenjak jaman mesir kuno pada sektar 5000 SM, sedangkan peradaban mesir kuno diperkirakan pada sekitar 4000-3500 SM. Peradaban sekitar lembah sungai nil yang merupakan cikal bakal kerajaan mesir kuno sudah mulai mengenal ritual pembalseman mayat atau pengawetan mayat menggunakan rempah-rempah kuno yang masih belum diketahui asalnya. Dipercaya pada saat tersebutlah piramida dan spinx dibangun dengan tujuan menyimpan jenazah seorang pemimpin yang telah diawetkan. Teknik pengawetan jenazah ini kemudian makin lama makin berkembang hingga jaman mesir kuno dengan disempurnakannya proses mumifikasi firaun yang merupakan penguasa mesir. Proses mumifikasi ini dianggap sebagai cikal bakal kosmetik.

Lambat laun, kemampuan dan pengetahuan kosmetika ini makin berkembang tidak hanya bertujuan untuk tetap mempertahankan elastisitas jaringan tubuh mayat, namun pada mereka yang hidup. Menurut sebuah naskah kuno, Cleopatra gemar merendam tubuhnya pada air susu yang bermanfaat untuk menjaga kecantikan tubuhnya serta awet muda. Seiring dengan era perdagangan kuno yang mengakibatkan para saudagar berkeliling mengunjungi berbagai negeri, pengetahuan akan kosmetika ini lambat laun makin berkembang dan banyak dikenal seantero jagat. Tidak hanya susu saja yang digunakan sebagai perawatan tubuh, namun juga berbagai jenis rempah-rempah tradisional serta madu dan telur mulai digunakan sebagai media mempertahankan kecantikan kulit dan wajah. Menurut beberapa sumber, sejarah asal mula kosmetik di Indonesia sendiri sudah dikenal semenjak abad ke-4 dengan ditemukannya sebuah naskah kuno mengenai kebiasaan putri raja yang gemar menggunakan ramuan tradisional seperti kunyit dan masker dari beras yang ditumbuk.

Istilah kosmetik pertama kali diperkenalkan pada publik pada periode renaissansce di Eropa yang dimulai pada kisaran tahun 1300. Pada periode tersebut, mulai dikenal istilah kosmetologi yang bertujuan untuk pengobatan  kelainan patologi kulit dan mulai diajarkan sebagai mata kuliah kedokteran pada perguruan tinggi. Barulah pada kisaran tahun 1700, kosmetologi dipisahkan dari ilmu kedokteran dan berdiri sendiri dengan sebuah mata kuliah khusus yang dikeal dengan dermatologi, farmakologi serta ophthal–mology. Konsep kosmetologi ini kemudian makin dikembangkan di berbagai negara di Eropa seperti di Italia, Belanda, Perancis dan Jerman. Seiring perkembangan waktu, terutama ketika memasuki abad ke-19, barulah kosmetik mendapat perhatian yang amat khusus. Kosmetik mulai memasuki era modern seperti halnya yang dikenal jaman sekarang. Kosmetik tidak hanya berguna untuk kesehatan saja, namun juga berkembang ke arah kesehatan. Hal ini merupakan tonggak sejarah asal mula kosmetik modern.

Demikianlah sejarah asal mula kosmetik dari kuno hingga modern seperti sekarang. Dengan makin pesatnya industri kosmetik dunia, berimbas pula dengan makin banyaknya penemuan yang bertujuan memperbaiki ataupun menyembuhkan berbagai jenis gangguan kesehatan seperti obat pemutih, obat jerawat hingga bedah kosmetik. Semoga bermanfaat.

error: Content is protected !!