History
Sejarah Lipstik 

Sejarah Lipstik 

Berbicara mengenai berbagai macam kiat dan usaha mempercantik diri dan penampilan, tentu tidak dapat dipisahkan dengan kosmetika. Penggunaan kosmetika merupakan salah satu cara tercepat dan termudah mempercantik penampilan diri dengan cara menyamarkan bagian-bagian tertentu dari wajah yang dianggap “kurang” sempurna. Salah satu bagian kosmetika yang tidak dapat dipisahkan dalam penggunaan sehari-hari adalah pemulas bibir atau lipstik. Tidak seperti beberapa dekade sebelumnya yang cenderung didominasi warna merah, dewasa ini berbagai macam varian warna lipstik dapat dengan mudah ditemukan yang dapat disesuaikan dengan tema tata rias wajah ataupun busana. Bagaimanakah sejarah lipstik sebenarnya?

Fakta sejarah

Menurut berbagai sumber, sejarah lipstik sebenarnya sudah lebih tua dibandingkan penggunaan kosmetika oleh Ratu Mesir Cleopatra yang diketahui pada sekitar abad ke-3 SM. Diperkirakan penggunaan lipstik pertama kali diperkenalkan oleh penguasa Sumeria Kuno pada masa tersebut yaitu Ratu Ur. Pada jaman tersebut, lipstik merupakan salah satu simbol kepemimpinan dan kekayaan. Barulah setelahnya pada jaman Ratu Cleopatra dari Mesir, penggunaan rumput laut, yodium dan mannite bromin untuk mengesankan warna ungu, hijau ataupun agak gelap mulai digunakan. Cleopatra sendiri diperkirakan menggunakan ekstrak kumbang carmine dan semut untuk menghasilkan lipstik warna merah bata.

Seiring perkembangannya, daerah Eropa sendiri penggunaan lipstik juga mulai mewabah semenjak jaman kekaisaran Romawi kuno dan Yunani kuno. Hal ini diawali dengan ekspansi kekaisaran Imperium Romawi yang berusaha meluaskan daerah jajahannya hingga ke Mesir. Berdasarkan beberapa sumber, diperkirakan bahwa kekaisaran Romawi kuno menggunakan lipstik sebagai penanda status sosial sedangkan di Yunani, penggunaan lipstik justru digunakan oleh mereka yang berprofesi sebagai wanita penghibur. Sejarah lipstik di Amerika diperkirakan dimulai pada jaman kekaisaran Aztec di Meksiko. Pada masa tersebut, Suku Aztec menggunakan kumbang cochineal dengan cara menumbuk dan menggiling hingga halis dan keluar minyaknya untuk membuat bahan pewarna, sekaligus menggunakannya untuk mewarnai bibir menjadi merah jambu. Kumbang cochineal juga merupakan resep rahasia Ratu Elizabeth I, Ratu Inggris yang dikombinasikan dengan putih telur, dan susu ara. Namun demikian, berbagai formula yang digunakan untuk penggunaan lipstik sebagaimana disebutkan di atas, hanya akan berlangsung selama beberapa jam sebelum berbau tengik dan sering kali memiliki efek buruk pada kesehatan.

Menurut Vogue, tonggak sejarah lipstik modern dalam bentuk padat, pertama kali diperkenalkan kepada publik oleh Abulcasis Moor atau Abu al-Qasim al-Zahrawi pada masa keemasan Islam. Abu al-Qasim al-Zahrawi yang merupakan seorang ahli medis dan ahli kimia ini membuat lisptik padat, yang mengandung parfum dan bahan-bahan lain yang digabungkan saat pembuatan. Proses pembuatan lipstik padat ini dimuat dalam jurnal ilmiah mengenai obat-obatan dan operasi, the Al-Tasrif. Lipstik yang terlihat seperti sekarang yang berbentuk tabung lengkap dengan uliran didalamnya yang berguna untuk menaikkan atau menurunkan batang lipstik pertama kali dibuat oleh James Bruce Mason Jr dari Nashville sekitar tahun 1925, menyempurnakan penemuan sebelumnya oleh Maurice Levy dari Perusahaan Manufaktur Scovil yang menggunakan tuas kecil untuk menurunkan atau menaikkan batang lipstik di tahun 1915 dan dikenal dengan “Tabung Levy”.

Perkembangan lipstik di Dunia akhirnya mengalami peningkatan yang pesat seiring dengan ditemukannya lip-gloss yang membat bibir menjadi lebih berkilau pada sekitar tahun 1930-an oleh Max Factor dan dikembangkannya lipstik pertama di dunia yang tidak mudah menempel, tidak berantakan, dan tahan lama oleh ahli kimia Amerika yang bernama Hazel Bishop pada kisaran tahun 1950-an. Demikianlah sejarah lipstik yang sangat panjang dan berliku hingga sekarang. Pada saat ini, berbagai varian warna, aroma dan kombinasi dua warna dalam satu tabung lipstik bisa dengan mudah didapatkan dan menjadi industri kosmetik yang besar dan mendunia. Semoga bermanfaat.

error: Content is protected !!